Logo Loader

Kepala Adat dan Staf 6 Kampung Resmi Dilantik, Bentian Besar Perkuat Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat

Kecamatan Bentian 05 Desember 2025 5 bulan yang lalu 85 kali dibaca
Blog Image

Bentian Besar, Kutai Barat – Kepala adat beserta staf dari 6 kampung di wilayah Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat resmi dilantik pada Rabu, 3 Desember 2025 di Lou Bentian . Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Ketua Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat yang hadir sebagai bentuk dukungan dan penguatan terhadap keberadaan lembaga adat di tingkat kampung.

Pelantikan yang digelar di wilayah Kecamatan Bentian Besar tersebut menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran adat dalam menjaga harmonisasi sosial, pelestarian budaya, serta mendukung pembangunan di tingkat kampung. Para kepala adat dan staf yang dilantik diharapkan mampu menjadi pengayom masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah kampung dan kecamatan.

Dalam sambutannya, Ketua Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat menegaskan bahwa lembaga adat memiliki posisi sangat penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat lokal. Kehadiran kepala adat dan staf yang baru diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan sosial, adat istiadat, hingga mediasi konflik di tengah warga.

Presidium juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus modernisasi, kearifan lokal tidak boleh ditinggalkan. Nilai-nilai adat yang selama ini hidup di tengah masyarakat perlu terus diajarkan kepada generasi muda, baik melalui praktik adat, musyawarah, maupun kegiatan budaya di tingkat kampung.

Dari pihak pemerintah kecamatan, pelantikan ini diapresiasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah formal dan lembaga adat. Dengan adanya kepala adat dan staf yang resmi dan terstruktur, komunikasi serta koordinasi terkait urusan adat, batas wilayah, penyelesaian sengketa, hingga kegiatan budaya di delapan kampung diharapkan menjadi lebih tertata.

Pelantikan ini juga menjadi simbol kepercayaan masyarakat terhadap para tokoh adat yang dipilih. Para kepala adat dan staf yang baru diminta untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan, serta menjaga netralitas dalam dinamika sosial dan politik di wilayahnya.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang merefleksikan semangat kebersamaan antara unsur adat, pemerintah, dan masyarakat. Dengan pelantikan ini, Kecamatan Bentian Besar menegaskan komitmennya untuk terus merawat adat, memperkuat persatuan, dan mendukung pembangunan yang berakar pada kearifan lokal.